31 December 2007

Friendship

Friends will come and friends will go,

the seasons change and it will show,

I will age and so will you,

but our friendship stays,
strong and true.


- Author Unknown -

21 June 2007

Menginap Di Rumah Mia


Teman-teman, kalian tahu Mia kan? Temanku sejak TK yang setia banget sama aku. Nah, kali ini aku akan bercerita tentang menginap di rumah Mia. Mia adalah tuan rumah yang senang bila salah satu temannya menginap

Hari pertama

Ketika hari pertama, aku sangat senang. Pertama, aku ke kantor Oom Onny, ayah Mia. Dia sangat baik hati. Kedua, bersama Tante Ai, andung dan inyik Mia, oom onny, dan juga Mia, kami makan siang di warung nasi. Ketiga, main di rumah andung dan inyik Mia. Keempat, ke ulangtahun Tante Reni, wow! Meriahnya! Ketika aku menikmati kuenya, ada saudara Mia yang bernama Argya ikut menginap juga! Enak sekali ya hari ini. Journey to the fun time!

Hari kedua

Hoahemm…aku menggeliat perlahan-lahan. Ya. Sama seperti hari pertama, aku tetap bahagia. Aku, Mia, dan Argya berolahraga keliling kompleks perumahan Mia. Mia dan Argya bersepeda, sementara aku berlari pagi. Aku sudah bolak-balik 5x ke taman Gema Pesona, lo! Malamnya, aku mengantarkan Argya pulang. Kasihan kedua orangtuanya, sudah menunggu.

Hari ketiga

Pagi-pagi, Oom Onny, Mia, dan aku pergi ke kolam renang Pesona Khayangan, airnya dingggggggin banget! Aku sampai merasakan musim dingin. Ketika pulang, aku melihat pertandingan basket antara SMP Cakra Buana melawan SMP 3. Akhirnya, aku dijemput kedua orangtuaku dan Aiko di CITOS. Aku merasa senang menginap di rumah Mia. Aku bahagia sekali. Terimakasih Mia.. Terimakasih Oom Onny dan Tante Ai.. !!

*foto Mia, aku sama Vava ini dibuat waktu TK, wah.. sudah 3 tahun lalu. Tapi kami masih seperti ini juga sih, walaupun sekolahnya beda2. Tiap liburan pasti janji ketemu kok, jadi persahabatan selalu dijagain.

27 March 2007

MONAS.. Bubur Ayam Pertama


Waktu liburan semester 1 yang lalu, aku, Aiko, Ibu, dan Bapak pergi ke MONAS. Kami ingin berolahraga disana. Kami bersepeda keliling-keliling lapangan Merdeka. Setelah itu, kami istirahat dan makan crackers di tempat duduk Lapangan Merdeka. Hmm…yummy! Kami melanjutkan olahraga lagi. Aku balapan sepeda lawan Ade dan kita seri, deh!


Setelah lelah bersepeda, kami naik delman. Aku di depan bersama Ade. Kelihatannya kuda sulit juga jalan, katanya Ibu barangkali karena Bapak dan Ibu ikut jadi delman terlalu berat buat kudanya… Mereka kan cukup gemuk!

Pulangnya dari Monas, aku ke tempat bubur ayam. Dari kecil katanya ibu aku kan tidak mau bubur. Betul lho bubur itu terlalu lembut buat lidahku jadi rasa agak geli buat ditelan. Tapi pagi itu Bapak, Ibu dan Ade sarapannya bubur ayam. Baunya enak sekali dan mereka makannya lahap juga. Aku jadinya tertarik buat mencoba ya. Enak, lho! Jadi bingung juga kenapa dulu aku tidak bisa telan bubur?? Tempat bubur jalan Tanjung itu kata Bapak memang kesukaannya, tapi biasanya Bapak ke situ sama teman-teman di kantornya.

Mmm…kegiatan berolahraga bersama keluarga memang tak terlupakan… karena hari itulah hari pertama aku mencoba dan menyukai bubur ayam.