26 December 2006

Film Happy Feet yang bikin happy


Cerita ini memang bukan undangan. Bukan juga ajakan untuk nonton bareng. Tapi, ini juga peringatan bagi yang nggak suka animasi, supaya bisa enjoy film ini. Seperti aku dan adikku diajak Ibu nonton film ini waktu Ibu libur kemarin.

Film ini berjudul Happy Feet, tentang pinguin cacat yang nggak bisa nyanyi. Tapi, bisanya cuma tap dance. Aku bukannya sombong lo. Cuma mau ngajak kalian nonton film ini aja. Bagian film ini akan aku jelaskan:

Bagian film yang paling sedih saat Mumble, yang aku jelaskan sebagai pinguin yang bisanya Cuma tap dance, diusir dari Emperor Penguins untuk ketiga kalinya. Sedih sekali karena suaranya jelek dan bikin pusing dia nggak boleh nyanyi. Terus karena dia pintar dan lebih senang tap dance, dianggap bawa sial. Jadinya kan serba salah. Padahal dia ingin banget bisa diterima di kerajaannya. Apalagi ingin main sama Gloria.

Sementara, bagian film yang terlucu adalah pada saat Ramon, pemimpin adelie sahabat Mumble terjatuh dari es. Sampai ngakak begitu aku dan adikku. Juga penonton lainnya, padahal tidak penuh bioskopnya tapi jadi rame karena semua ngakak!

Bagian yang paling aku gembirakan adalah akhir cerita. Raja Pinguin mau menerima Mumble kembali. Manusia juga jadi mengerti bahwa tidak boleh panen ikan karena pinguin dan habitat lain di laut jadi kehilangan. Kalau begitu kan rantai makanan bisa rusak dan bisa-bisa nanti hewan pada punah. Sedih dong!

Mau tahu tokoh-tokohnya? Aku ceritain ya! Begini tokohnya:


Mumble (tokoh utama film ini)


Adelie, (termasuk Ramon, pemimpinnya)


Gloria (sobat Mumble)


Lovelace


Memphis


Norma Jean


Skua


Baby Mumble


Baby Gloria


Bagi yang belum nonton, cepetan nonton. Soalnya, film ini hanya sampaI 2 minggu. Berarti sampai minggu kedua Januari dong. Ayo buruan nonton! Masih ada kesempatan!

Eh ya sedikit aja catatan dari aku: tapi kalau terlalu kecil mungkin harus sambil diceritakan sama orang dewasa yang ikutan nonton. Karena adikku jadi agak bingung, dia bilang pemainnya kok sama semua, yaitu pinguin! Jadi dia susah deh bedakan siapa yang berperan jadi apa. Dia senangnya kalau adegan lucu, menyanyi atau tap dance.. dia akan ikut gembira deh!

*foto diambil bapak dari moviesonline*

01 December 2006

Ompong!!!!!!!!!!!!!!



Ok. Ini memang cerita yang sangat mengejutkan. Buat yang giginya sudah ompong, jangan kaget ya. Aku senasib sama kalian.

Sepulang les dari YPM, aku kembali melanjutkan minum POP ICE yang aku beli dari YPM. Aku menggoyang-goyangkan gigiku, tiba-tiba, eh, ada benda putih-merah yang jatuh dari mulutku. Aku lihat. Eh, ternyata gigi ompongku! Aku tertawa. Rupanya, yang putih itu gigiku, sementara merah-merah itu darah. Aku lihat lagi. Cekikikan kayaknya.

Aku langsung melaporkan hal itu, usai aku membersihkan gigiku dari darah kepada Ibu. Ibupun mengucapkan kata “Selamat, ya!” Mmm…ada cerita lagi tentang gigi ompongku, esok-esoknya.

Temen-temen, malam minggu ini, aku merasa ada darah di gigi goyangku berikutnya. Tidak seperti gigi ompongku yang kemarin. Bapak pun langsung mencopot dan CIUTT! Gigi ompongku keluar. Temen-temen, dibawah ini adalah hasil foto Ibu pada kemarin saat gigiku ompong.

“Kak, nanti giginya ditaruh dibawah bantal”

“Buat apa?”

“Kakak mau mimpi ketemu peri gigi!”

(Ujaran Ibu dan Ade sebelum tidur, 10.05 pm.)

10 November 2006

Selamat Ulang Tahun Bapak


Bapak,
kaulah sahabatku
Di kala aku sedih
kau menghiburku

Janganlah lesu, Pak
Maafkan aku
saat kau ulang tahun
ku tak bisa berbuat banyak

Hanya sebuah puisi sederhana
yang dapat aku susun
Apakah itu kurang?

Bapak,
Tunggulah sebentar
mungkin aku bisa mendapatkan
hadiah istimewa untukmu


Cik ditiro, 10 November 2006

04 November 2006

Ulang Tahun Mia


Hari ini, aku diundang Mia untuk merayakan pesta ulang tahunnya di ITC Depok. Nanti, aku bisa ketemu Mia dan Vava. Mereka berdua sahabatku yang tak pernah lepas.


Sampai disana, pestanya sudah berakhir (hiks..hiks)..tapi, enggak papa, kita kan masih bisa having fun sama Mia. Moga-moga, ada games yang bisa kita mainkan, dan masih ada sisa kue ulang tahun. Katanya, Mia, sisa kuenya masih ada, dan gamesnya juga masih ada. Yess…aku seneng banget, makasih Mia….

Pertama-tama, kita memakan sisa kue ulang tahun, rasanya luezzzat banget. Mia bilang sama aku “Nanti kita main games, ya” Akupun membalas kata-kata Mia dengan cepat “Baik Mia.”


Aku dikasih goody bag. Adekku juga dikasih. Ada tempat botol Princess, ada snack, ada handuk, pokoknya isinya cool! Nah, habis itu, sebelum bermain games, kami difoto. Nah, salah satu foto yang sudah dipotret akan dipajang di cerita ini.


Nah, yuk, kita main games sama-sama! Lokasinya? Di mana lagi, kalau bukan A&W.Kita main petak umpet. Caranya, mulai hitung sampai 50, lalu mencari kita. Yang ketemu duluan yang jaga. Aku ketemu duluan. Jadi, aku jaga.


Aku capek, Bapak capek, Ibu capek, mereka mengusulkan pulang. Pulang adalah cara istirahat. Sesampai disana, aku langsung siap buat hari Minggu, soalnya ada special day.

30 October 2006

Waktu Bapak Pergi


29 Oktober 2006

My Diary, this is Amanda…Diary-ku, ini Amanda. Kebayang nggak? Bapak itu harus pergi ke Singapura. Ada training. Naik taksi ke Bandara Soekarno-Hatta sendirian. Kasihan. Adek saja sudah nangis setelah ditinggal Bapak. Bapak janji 3x bobo, dan bawa oleh-oleh. Udah sedih dibawa oleh-oleh. Tapi, sebenarnya, bukan itu yang aku mau. Yang aku mau, semoga Bapak selamat dalam training.

30 Oktober 2006

Diary-ku, aku dalam dua pilihan. Tetap diam mengenang Bapak, atau harus having fun tanpa Bapak. Tapi, ada cerita yang mengasyikkan beserta lucu. Kan, aku berenang sama adik kelas Aiko di sekolah, Ibie. Ibie dan adeknya yang masih bayi, Rafa. Kebayang nggak sih? Air kolam biru dingin banget, kayak dingin salju, lo…kalau kuning, mendingan. Tapi, Diary, kalau hanya diem ditepi kolam, gak baik. Untung aja. Pas pulang, ditraktir Tante Evy, mamanya Ibie dan Rafa. Oom Azhar dan Tante Evy terus traktir ke Plaza Senayan. Makan siang di Sushi Tei…terus, keatas. Aku makan eskrim. Aku Hokey Pokey, Adek dan Ibie Cookies ‘n Cream. Mau tahu berenangnya dimana? Sultan. Dulunya sih, Hilton, tapi jadi berubah.
*Foto : ditraktir tante Evy es krim bersama Ibie & Aiko

05 October 2006

Swim Date with the Twins


Hari itu, kami sudah janjian sama Tante Femmy, tanteku untuk ke SULTAN. Nah, sepanjang perjalanan kita ngobrol sama-sama. Sampai di SULTAN, kami bersiap untuk berenang. Dingin sekali airnya. Tapi, seger lo. Karena segar, langsung cebur. Kami main sama Cleo dan Chloe, adik kembar, sepupuku yang lagi mudik ke Indonesia. Setelah beberapa lama berenang, kami mandi, terus makan siang. Dengan tangkasnya, snack yang kuambil, misalnya 'orange chocolate chip', Hello Panda, dan lain-lain, diambil semua. Setelah itu, usai makan, kami berfoto, seperti halnya saat berenang, aku, adikku, dan sepupuku difoto. Wah, cantik sekali. Yess! Setelah berfoto, Tante Femmy mengantar kami pulang. Bagus sekali. Ade sampai girang.

28 September 2006

Cap dan Gigi

Tanggal lupa lagi…bulan lupa lagi…mungkin setahun yang lalu ya. Sorry, agak telat ceritanya.

Setahun yang lalu, aku diantar ibuku ke FAMILY DENTIST, tempat Dr. Wina kerja (dokter gigiku). Seminggu ketika aku diantar ke Dr. Wina, aku ditambal gigi berlubangnya. Sekarang, aku mau check-up gigi (biar tidak sulit dibersihkan).

Dokter Wina dengan senyumannya menyapaku. Dengan wajah ceria juga dia mengantarkanku ke ruang prakteknya. Nah, sampai di sana, aku disuruh duduk di kursi ‘astronot’.

Setelah beberapa lama di-check-up (meskipun tadi meringis kesakitan juga J) Dokter Wina memberi cermin. Perlahan, aku membuka mulut dan HAAH! Diantara gigiku, ada gigi berwarna perak. Perasaanku cukup malu, dan aku sangaaaaaaaaat malu.

Esoknya..ketika diantar Ibu dan Bapakku serta Adikku ke sekolah, aku kelihatan cemas. “Kenapa, Kak? Takut?” tanya Ibu “Iya, Bu” kataku pelan “Kenapa takut? Takut apa?” tanya Ibu. “Takut ditertawakan teman-teman…” sambil memegang lengan baju ibuku, aku berkata dengan cemas.

Sesampainya di sekolah, beberapa komentar terlontar dari teman-temanku. Misalnya…

“Itu gigi palsu ya, Najla?”
“Eh, eh, kok gigimu satu warna perak?”
“Kayaknya kamu pakai gigi palsu deh!”
“Kamu kok, pakai gigi palsu, sih?”

Keempat komentar di atas aku jawab dengan santai. “Gigi yang berwarna perak ini namanya cap” Bahkan, di buku komunikasi, ibuku sempat menulis tentang aku memakai cap. Jadi, ada larangan enggak boleh makan permen dan cokelat.

Sampai sekarang, aku berhenti makan permen dan cokelat.
Jadi, cap dan gigi hubungannya: cap membantu gigi supaya lubangnya tertutup dan lebih mudah dibersihkan.

15 July 2006

Pengalamanku di Bandung




Kami berkumpul di TKAI. Kami mempunyai rute, yaitu: Jakarta-Bandung. Aku memilih untuk duduk di depan. Yah, di Bandung memang indah. Karena berangkatnya telat, kami tiba di Bandung terlambat juga.


Outlet to Outlet

Hmm.. sepertinya pakaiannya kurang. Sampai di sana, aku mulai dari Old & New. Ya, khan, namanya juga outlet, sst...tidak hanya pakaian yang dijual di toko mirip Old & New. Berikutnya, DE CORAL. Ini rahasia, ya? Aku ke BIG SALE karena wow...selain pas buat para guru, bagus-bagus, lagi! CASCADE & HERITAGE? Hasilnya nihil, kecuali kaos buat Bapak. Oleh-oleh tanda kasih sayang, lho! Sst...jangan bilang siapa-siapa, ya? Aku kan, ke the SUMMIT, dan bagus, dech! Terus, ada obral murah dan itulah outlet terakhir. Wow, paling bagus. Jadi ingat, outlet to outlet!!!!!!!!!!!!!


Bandung Supermall

Makan siang...oh asyiknya..dengan BSM....hmm...perut lapar, makan aja sepuasnya! Ada stand SUPERMAN! Sayangnya, aku tak boleh kesana. Kami ke KFC. Ibu mengabulkan pesananku, yaitu: KENTANG GORENG dan AYAM GORENG! Enak!


Wisma Dapenpos

Meski Mirip Losmen tapi Semanfaat HotelNo losmen, ha? Yes hotel, wow! Karena hotel lain mahal-mahal, jadi kami beli hotel tua mirip losmen, namanya Wisma Dapenpos. Aku coba lihat kamarnya, wow...ternyata, enak deh! Jadi, ingat kalian? MESKI MIRIP LOSMEN, TAPI ENAKNYA dan MANFAATNYA? SAMA DENGAN HOTEL!


Bumbu Desa

Tadi, sih, rencananya aku mau ke Bumbu Desa (atau bisa disingkat BD) naik bis. Sayangnya, karena lampu luar sebelah padam, sebagian rombongan dipisah ke mobil Tante Mala, yaitu temannya Oom Totok. Mereka adalah: Aku, Bu Anda, Ibu, Nadhif, Bu Oni. Karena rombonganku sampai duluan, maka ROMBONGAN BIS (bis serta pengikutnya) TERLAMBAT. Tebak, apa makan malamku? IKAN MELOTOT! Oh No... Tapi tidak apa-apa karena Ibu sudah membuat ikannya tidak lagi melotot padaku dan rasanya enak juga.


Bye-bye, Hotel

Walaupun liburan kenaikan kelas aku tetap bangun pagi, lho! Saat itu kulihat Nadhif sedang tidur. Terdengar suara lembut dari sebelah meja tivi, "Eh, Amanda sudah bangun, yuk sholat Subuh, Amanda" ternyata, Bu Oni. Saat itu, tak ada suara dariku. Hanya, sedikit suara di kamar 104. Akhirnya, mau tak mau aku pilih sholat Subuh. Langsung kuambil air wudlu, terus menyiapkan mukena, lalu sholat. Kalau ku terbangun kepagian, bisa-bisa Ibu mengejutkanku. Setelah sholat dan berdoa, ada telpon, tapi ada yang iseng. Tapi, no voice for me. Tetap, masih ada syu dari kamar sebelah. Akhirnya, saat matahari terbit ku mengucapkan "Pagi yang cerah". Selesai sarapan, aku pergi ke bis, dan lampu? LUPAKAN SAJA!!!!!!!!!

Sapi...........sapi-sapi-sapi.............sapi...............sapi............

Hmm...sesampai di pengolahan susu, aku melihat banyak sapi. Ketika mendekati ujung kiri tembok, para pendewasa berbincang dengan si pemilik Pengolahan Susu, diam-diam, jejak Kakak Aida, Nadhif kuikuti. Diam-diam, kucabut rumput, dan coba-coba memberikannya pada sapi. Mulanya, samasekali ku berpikir, apa nanti aku digigit sapi. Ssst...tanganku dijilat sapi! Lalu, kuminum susu stroberi. Mmmm...enak!

Gunung Tangkuban Perahu

Sekarang, ada turwisata terakhir, yaitu menjelajah sifat gunung merapi dan meletusnya gunung merapi. Bagaimana? Kita jelajahi saja ke kawah yang bernama Tangkuban Parahu. Turwisata ini mempunyai aturan, yaitu, NO WALKING AROUND WITHOUT ADULTS. Menjelajah kawah gunung merapi itu tidak mudah, lho. Kita ikuti peraturan sebelum menginjak bus.PERATURAN MENGINJAK BIS1. Bergiliranlah! Bergiliranlah untuk semua orang. Untuk menjaga keselamatan, yang paling pertama masuk adalah anak-anak.2. Jangan meleng. Sebab, nanti kamu jatuh.


MUSOLA PERTAMINA

Azan Ashar menggelegar di tepi kota Bandung. Berhenti di Pertamina, sholat, dan bersalaman. Hmm...asyiknya bertemu Allah!


PULANG

Di kota Jakarta, sunyi sepi. Ya. Tapi aku tetep pulang ke TKAI. Pulangnya, dijemput Ade dan Bapak. Sampe dirumah, kami tidur. Hmm...senangnya bissa di rumah lagi!


AMANDA.
---------------------------------------------

Bandung Again: Surat Kecil


Dear semua,
Ralat, ya? 'Bye-bye Hotel' ada yang salah; Tadi 'kuucek-ucek mataku, teringat Raka, anaknya tante Mala' Yang benar 'Ada telpon, tapi ada yang iseng' Maaf, ya?
*Foto : kasih makan anak sapi bersama sahabatku, Nadhif

08 May 2006

Selamat Ulang Tahun, Pakde!


Coretan Kakak di HUT Pakde, 8 Mei 2006



Pakde


Kau sungguh ganteng

Kau adalah orang yang sabar

Orang yang sayang pada kita semua


Selamat ulang tahun Pakde!

Kami selalu merindukanmu.


Semoga tambah ganteng, sabar, dan baik hati.

Cium sayang

Love and kiss
Amanda
*Foto: nyekar Eyang Kakung

28 April 2006

Diary APRIL 2006


Ini Diary lama yang baru aja ditemukan Bapak...

Pelan-pelan rencananya Bapak mau pindahin coret-moretnya Kakak ke blog ini, tentunya dipilihin yang Bapak agak ngerti sedikit ya Kak.. soalnya kalau tentang Peri yang keselek coca-cola terus nyuci baju dan kejepit itu Bapak nggak mudheng deh, heheee..


=================================


My daily diary adalah diary yang aku ketik. Aku mau bercerita tentang apa saja yang aku buat. Misalnya: di sekolah. Belajar bla,bla,bla, makan apa, & seterusnya. Jadi, my daily diary adalah diariku. Mau baca? Baca saja!

24\4\2006

Izin, nih! Soalnya, aku akan ke 2 klinik. Pertama, laboratorium klinik Mahakam. Disana aku ambil darah, terus jarumnya enggak sakit. Kedua, RSPI. Aku disuruh ke USG untuk diperiksa perutnya. Kata dokter, aku boleh buka. Soalnya, aku buka puasa. Tapi, bukan untuk Islam, lho! Tapi, untuk kesehatan!

25\4\2006

Ketika aku masuk kelas, akan ada peraturan baru. Pertama, kerapihan. Harus menjaga kerapihan kelas & seragam. Biasanya, kalau piket harus menyapu, dan merapikan perpustakaan mini kita. Hari ini bukan aku yang piket. Tapi, aku harus ngerapihin meja, pakaian, dan dibawah meja! Periksa, ada sampah, tidak? Jika ada, buang ke tong sampah. Salah satu dari kelas kita, jika tong sampah merah mudanya penuh, harus dibuang ke tong sampah biru.

26\4\2006

Olahraga…yuk….biar badan sehat…….Giliran kelas 1 olahraga hari ini. Kelas Satu Ibu Dina dapat giliran dulu. Sambil menunggu, aku belajar Agama dengan Ibu Iis. Aku sedikit terkejut ketika mendengar topik kali ini. Mahluk Allah. Sebenarnya, aku berharap mahluk ini seperti manusia, kambing, rumput, maupun planet kita, bumi. Terus, giliran kelas satu Ibu Upie yang kedua! Huh, aku nggak sabar! Tapi, rasa tidak sabarnya berangsur-angsur hilang, karena kakak kelas 6 Pak Uki masuk ke kelas kita. Kak Tasha yang pertama. Wah, cerita kodok-kodok dari Jepang! Wah, indah ya? Mau tahu kenapa? Sst….mereka sedang ujian praktek!

27\4\2006

Duh, jari telunjuk kananku sakit sekali.! Hari ini les di TPA. Maklum, di Junaidi, tapi bukan mesjid, lhoo! Rumah teman eyangku, Eyang Petty. Guru TPA-ku, Tante Ella. Aku baca iqro dari buku 2 ke buku 3. Bi…Ti…I….susah banget ngafalinnya, ya? Tapi, enggak apa-apa, iqro 3 belum ada waqofnya. Soalnya, kalau aku sampai di buku 5, ada waqof. Susah sekali dibacanya. Jangan khawatir. Namanya juga belajar.

28\4\2006

Nitya hari ini ulang tahun. Aku kasih kado. Hari ini hari yang menyenangkan! Excul! Maklum, nyanyi-nyanyi, main drama, dan, aku jadi sangat pendiam & malu. Tapi, kalo boysnya norak, Ibu Zulfa, guru kelas & guru bahasa Inggrisku marah-marah. Memang dia jadi pengganti Ibu Nisa. Langsung sifat pendiamku hilang. Aku langsung cekikikan.
*Foto : seragam Dwi Matra hari Senin

16 February 2006

Diary FEBRUARI 2006


Sepuluh Februari

Hore………….Festival!

Pada 10 Februari, kami mengadakan acara festival anak yatim. Ada games seru! Lomba mewarnai kaligrafi, enak ya! Setelah itu, aku break. Ada games lagi. Lomba membuat do’a harapan tahun baru. Deg-degan nih…..apakah do’aku tidak diumumkan…………………..

Ups, waktu break, Bu Iis panggil aku “Amandaaaaa!”
Aku disuruh oleh Bu Iis kasih kado ke anak yatim.

Fuih………….festival berjalan lancar.

NB: 10 Februari ini ultah Khalis, lho!!!!!!!!!



Tigabelas Februari

Pengumuman Pemenang Games di Festival Anak Yatim.

Kami tidak upacara atau assembly apapun, kami tidak! Senin ini, ada pengumuman pemenang. Pertama, lomba mewarnai kaligrafi. Pada waktu pengumuman dikelasku, pak Guru merasa aneh. Dibelakang, ada tulisan besar-besar ‘DIMAS’. Pak Guru bertanya “Siapa tahu, Dimas dari kelas mana?” “1N! 1N!” Berkali-kali aku dkk berteriak memanggil nama kelas kami.

Kedua, lomba membuat do’a harapan tahun baru. Pemenang pertama adalah………..AKU! Aku baca do’a dengan serius. Wii……….senangnya.



Empatbelas Februari

Bazaar Kelas 4, temanya tentang Transportasi tapi tiap kelas dapat tema lagi transportasinya seperti apa.

Baca ya serba-serbi bazaar yang bagus ……………….………..

Habis break, kami sama-sama ke bazaar kelas 4. 4N, temanya transportasi Udara, tuing! Aku ikut permainan dan dapet permen……….

Kelas 4D, Darat, aku menang main hangman! Hadiahnya tempat pensil. Lalu kelas 4R, Laut, ada teman Mas Bagas bilang “Mas Bagas, mana?” Asik sekali jalan-jalan ke Bazaar



Enambelas Februari

Field Trip Ke POLDA METRO JAYA

Kamis, enambelas Februari duaribuenam, kami ke Dwi Matra, sebab kami akan field trip ke Polda. Kami berkumpul di lapangan. Sebelum ke Polda, kami membaca do’a. Di kelasku ada 3 grup. Pertama, mobilnya Nalda. Kedua, mobilnya Fikar. Ketiga, mobilnya aku. Grupku adalah: aku, Amanda W, Salsa, Chika, Xyla, Rania, Dira, Ingni. Sepanjang perjalanan, kami brisik sekali. Pak Imam berkali-kali bilang, diem. Tentu saja, kami tidak bisa mendengarkan.

Sesampai di Polda, kami bilang Alhamdulillah. Semua berkumpul. Kami sangat senang sekali. Pertama, kami ke Ruang Hakim. Ada buku cerita tentang peredaran narkoba. Pak Polisi juga mencoba dengarkan aku menyanyikan lagu ‘Pak Polisi, Bu Polisi’. Wah, pikirku, sejak TK aku sudah diajarkan lagu itu. Aku maju ke depan. Aku nyanyi lagu itu. ‘Kami anak-anak, bangga kepadamu…….Pak Polisi & Bu Polisi, Indonesia….’ Polisinya senang tidak ya lagu itu??

Lalu, aku naik mobil polisi. Setelah itu, kami makan siang. Kami ke penjara. Di sana, banyak orang yang dipenjara, termasuk Roy Marten. Aku tanya sama pak Polisi “Itu Roy Marten, ya?” Kata pak Polisi “Ya, itu Roy Marten.” Setelah itu, kami mendengarkan ceramah seorang ibu berpakaian baju putih-hitam, tentang narkoba. Narkoba adalah obat yang diberikan teman. Ibu itu menjawab yang ada pertanyaan. Aku tanya ke ibu itu “Dokter gadungan itu siapa, sih?” Ibu itu menjelaskan “Dokter gadungan itu dokter bohongan”. Hmm…….aku makin mengerti.

Setelah itu, kami pulang ke Dwi Matra.