15 July 2006

Pengalamanku di Bandung




Kami berkumpul di TKAI. Kami mempunyai rute, yaitu: Jakarta-Bandung. Aku memilih untuk duduk di depan. Yah, di Bandung memang indah. Karena berangkatnya telat, kami tiba di Bandung terlambat juga.


Outlet to Outlet

Hmm.. sepertinya pakaiannya kurang. Sampai di sana, aku mulai dari Old & New. Ya, khan, namanya juga outlet, sst...tidak hanya pakaian yang dijual di toko mirip Old & New. Berikutnya, DE CORAL. Ini rahasia, ya? Aku ke BIG SALE karena wow...selain pas buat para guru, bagus-bagus, lagi! CASCADE & HERITAGE? Hasilnya nihil, kecuali kaos buat Bapak. Oleh-oleh tanda kasih sayang, lho! Sst...jangan bilang siapa-siapa, ya? Aku kan, ke the SUMMIT, dan bagus, dech! Terus, ada obral murah dan itulah outlet terakhir. Wow, paling bagus. Jadi ingat, outlet to outlet!!!!!!!!!!!!!


Bandung Supermall

Makan siang...oh asyiknya..dengan BSM....hmm...perut lapar, makan aja sepuasnya! Ada stand SUPERMAN! Sayangnya, aku tak boleh kesana. Kami ke KFC. Ibu mengabulkan pesananku, yaitu: KENTANG GORENG dan AYAM GORENG! Enak!


Wisma Dapenpos

Meski Mirip Losmen tapi Semanfaat HotelNo losmen, ha? Yes hotel, wow! Karena hotel lain mahal-mahal, jadi kami beli hotel tua mirip losmen, namanya Wisma Dapenpos. Aku coba lihat kamarnya, wow...ternyata, enak deh! Jadi, ingat kalian? MESKI MIRIP LOSMEN, TAPI ENAKNYA dan MANFAATNYA? SAMA DENGAN HOTEL!


Bumbu Desa

Tadi, sih, rencananya aku mau ke Bumbu Desa (atau bisa disingkat BD) naik bis. Sayangnya, karena lampu luar sebelah padam, sebagian rombongan dipisah ke mobil Tante Mala, yaitu temannya Oom Totok. Mereka adalah: Aku, Bu Anda, Ibu, Nadhif, Bu Oni. Karena rombonganku sampai duluan, maka ROMBONGAN BIS (bis serta pengikutnya) TERLAMBAT. Tebak, apa makan malamku? IKAN MELOTOT! Oh No... Tapi tidak apa-apa karena Ibu sudah membuat ikannya tidak lagi melotot padaku dan rasanya enak juga.


Bye-bye, Hotel

Walaupun liburan kenaikan kelas aku tetap bangun pagi, lho! Saat itu kulihat Nadhif sedang tidur. Terdengar suara lembut dari sebelah meja tivi, "Eh, Amanda sudah bangun, yuk sholat Subuh, Amanda" ternyata, Bu Oni. Saat itu, tak ada suara dariku. Hanya, sedikit suara di kamar 104. Akhirnya, mau tak mau aku pilih sholat Subuh. Langsung kuambil air wudlu, terus menyiapkan mukena, lalu sholat. Kalau ku terbangun kepagian, bisa-bisa Ibu mengejutkanku. Setelah sholat dan berdoa, ada telpon, tapi ada yang iseng. Tapi, no voice for me. Tetap, masih ada syu dari kamar sebelah. Akhirnya, saat matahari terbit ku mengucapkan "Pagi yang cerah". Selesai sarapan, aku pergi ke bis, dan lampu? LUPAKAN SAJA!!!!!!!!!

Sapi...........sapi-sapi-sapi.............sapi...............sapi............

Hmm...sesampai di pengolahan susu, aku melihat banyak sapi. Ketika mendekati ujung kiri tembok, para pendewasa berbincang dengan si pemilik Pengolahan Susu, diam-diam, jejak Kakak Aida, Nadhif kuikuti. Diam-diam, kucabut rumput, dan coba-coba memberikannya pada sapi. Mulanya, samasekali ku berpikir, apa nanti aku digigit sapi. Ssst...tanganku dijilat sapi! Lalu, kuminum susu stroberi. Mmmm...enak!

Gunung Tangkuban Perahu

Sekarang, ada turwisata terakhir, yaitu menjelajah sifat gunung merapi dan meletusnya gunung merapi. Bagaimana? Kita jelajahi saja ke kawah yang bernama Tangkuban Parahu. Turwisata ini mempunyai aturan, yaitu, NO WALKING AROUND WITHOUT ADULTS. Menjelajah kawah gunung merapi itu tidak mudah, lho. Kita ikuti peraturan sebelum menginjak bus.PERATURAN MENGINJAK BIS1. Bergiliranlah! Bergiliranlah untuk semua orang. Untuk menjaga keselamatan, yang paling pertama masuk adalah anak-anak.2. Jangan meleng. Sebab, nanti kamu jatuh.


MUSOLA PERTAMINA

Azan Ashar menggelegar di tepi kota Bandung. Berhenti di Pertamina, sholat, dan bersalaman. Hmm...asyiknya bertemu Allah!


PULANG

Di kota Jakarta, sunyi sepi. Ya. Tapi aku tetep pulang ke TKAI. Pulangnya, dijemput Ade dan Bapak. Sampe dirumah, kami tidur. Hmm...senangnya bissa di rumah lagi!


AMANDA.
---------------------------------------------

Bandung Again: Surat Kecil


Dear semua,
Ralat, ya? 'Bye-bye Hotel' ada yang salah; Tadi 'kuucek-ucek mataku, teringat Raka, anaknya tante Mala' Yang benar 'Ada telpon, tapi ada yang iseng' Maaf, ya?
*Foto : kasih makan anak sapi bersama sahabatku, Nadhif

No comments: